On Jumat, 15 Oktober 2010

Dalam sebuah kisah kehidupan yang tidak terduga. Mereka meremehkanmu, it`s ok....tapi suatu ketika kau merasa dunia ini tidak adil. Kau sudah berbuat sebaik mungkin, tapi mereka selalu menjahatimu. Bahkan kau sendiri tak tau apa salah mu pada mereka. Apa mereka iri, apa mereka benci atau ada suatu hal yang lain yang membuat mereka begitu. Hidup yang berdampingan tapi kau tak pernah merasakan ada orang di sekitar mu itu lebih berat jika kau mengerti di tempatmu itu benar-benar tidak ada orang.
Huft.........itulah tantangan terhebat. Ada hal-hal tertentu yang akan selalu menguji kesabaranmu. Hari ini, besok dan masa yang akan datang kau akan banyak menemukan tantangan hidup yang lebih berat. CApek memang jika tiap hari yang dibahas hanya tantangan hidup. Dalam kehidupan kita juga membutuhkan cinta, perhatian dan pengertian. Berbicara masalah cinta membuat hati sedikit tersindir. Seorang sahabat yang dulu pernah berkata " teman suatu hari nanti jika salah seorang dari kita menemukan seseorang yang mengisi hati ini, kau juga akan menemukannya" tapi ucapan itu hanya tinggal ucapan sekarang, dia sudah memiliki seseorang yang akan menjaganya dan memberkan perhatian. Tapi, disini, hati ini masih kosong, tak ada satupun yang bisa mengisinya. sempat mencintai, tapi.....
dan itu tidak akan pernah dimiliki, setiap kata yang terucap darinya menjelaskan jika aku tidak akan pernah bisa menjdi seseorang yang bisa mengisi hatinya.

On Senin, 11 Oktober 2010 0 komentar

aku mencintaimu karena Allah. ketika kau menjauh tak apa bagiku, tapi hatiku merasa ada satu yang hilang...
awal pertama mengenal mu, aku merasa kau orang yang baik...dan akhirnya kita berteman dan rasa itu mulai tumbuh, tapi seiring berjalannya waktu aku tahu kalau kau telah ada yang memiliki, tapi itu g menjadi masalah bagiku, karena aku tahu aku bukan siapa-siapa bagimu. Kemudian aku mencoba menghapus semua perasaan ini dan berharap akan bisa berteman dengan mu, tapi itu berat ku rasaakan. Saat itu terjadi aku paham sulitnya mencintai,

On Sabtu, 02 Oktober 2010 0 komentar

kemaren kita masih menangis,,,membuat orang tua kita terbangun ditengah malam menggantikan popok kita yang tealh basah. Tidak terasa sekarang kita telah beranjak dewasa teman. Tapi kita masih saja bersikap seperti anak-anak. Kita tidak sadar kalau kita telah membuat sedih orang tua kita. Membuat mereka menangis,tapi tangis mereka tiadk pernah diperlihatkan kepada kita. sadar kah kau teman saat orang tua mu meminta tolong kepadamu, kau malah mengeluh malah kau sempat berkata "ah" yang membuat mereka terpukul. Kadang kala kau pernah memberikan syarat untuk mau membantu mereka....
" Bu hari ini aku sudah membersihkan rumah, mencuci piring..ini harganya atau kau bilang karena saya telah kerja say harus dikasih uang dong bu"
Teman ku ingatkah kau..ketika kita belum bisa apa-apa, beliau memberikan semua yang kita butuhkan, bahkan saat beliau lagi makan pun jika kita menangis beliau menghentikan makan beliau, mereka menggantikan popok kita, menjaga kita siang dan malam dan ingatlah teman itu semua beliau lakukan tanpa imbalan apa-apa...
apa balasn kita teman????